Figur Pilihan Pengurus Wilayah untuk Memimpin Bulu Tangkis Indonesia

Figur Pilihan Pengurus Wilayah untuk Memimpin Bulu Tangkis Indonesia

Figur Pilihan Pengurus Wilayah untuk Memimpin Bulu Tangkis Indonesia, Beberapa Pengurus Propinsi (Pengprov) PBSI mulai bernada masalah figur calon Ketua Umum PBSI dalam kepengurusan kedepan. Ditambah lagi tempo hari beberapa legenda bulu tangkis minta Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko untuk maju jadi Ketua Umum PBSI.

Menurut Ketua Pengprov Jawa Tengah, Basri Yusuf, ketua umum kedepan penting untuk mengaplikasikan skema yang tidak tumpang tinding dari pusat serta wilayah. “Menurut saya koalisi pada semua pengurus. Figur Pilihan Pengurus Wilayah untuk Memimpin Bulu Tangkis Indonesia, Selanjutnya untuk ketua umum itu benar-benar arif, pekerjaan-tugas sesuai job semasing.” “Hingga pokoknya tidak ada tumpang tindih. Setelah itu itu ada sport manajemen penting sekali,” kata Basri.

Lihat figur Ketua umum PB PBSI periode kedepan, Basri memperingatkan masalah koalisi. Menurut dia, akan keutamaan untuk mengaplikasikan skema yang tidak tumpang tinding dari pusat serta wilayah. “Benar-benar postif sekali. 1000 % memberikan dukungan Pak Moeldoko. Saya sudah mengetahui benar Pak Moeldoko. Beliau untuk pimpinan cukup tegas, menajemennya bgus. Serta ia ingin turun ke bawah,” katanya.

Sedang Oei Wijanarko Adi Mulya, Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur memberi komentar tatap muka legenda badminton dengan Moeldoko benar-benar positif untuk dunia badminton Tanah Air. “Beberapa lalu Pak Moeldoko seringkali turun ke bawah. Beliau juga dekat pemerintah, hal tersebut tentu menolong gerbong PBSI yang akan datangBadminton olahraga tidak ada nomor dua, badminton harus nomor satu. Jadi perlu dikomandoi figur yang menaungi Pengprov, dekat sama olahragawan dan punyai akses ke pemerintah,” tutur Oei.

Oey percaya bekas Panglima TNI itu dapat mengemban pekerjaan itu. Buat saya pekerjaan ketua umum berat, sebab tidak ada kata juara dua di badminton. Ya harus kerja sama juga dengan 34 propinsi. Terus , unsur cari saluran dana yang dapat oriented untuk digerakkan.”Pak Moeldoko ada akses kesana, ya masih menggamit perusahaan yang nyata-nyata telah memiliki hati di badminton,” kata Oei.

Disamping itu Ketua Pengprov PBSI Yogyakarta, Suhartono, memandang tidak terlalu berlebih bila legenda badminton Tanah Air melirik Moeldoko menjadi ketua umum PBSI. Dia cuma memberi pesan, bila tempat harus dapat jadi penghubung di antara kepengurusan dan kunci saluran dana. “Saya melihat untuk pimpin PBSI, itu (Moeldoko) telah ada semua komponennya. Saya yakin, komando akan baik di bawah tangan Pak Moeldoko. Dari DIY memberikan dukungan penuh pencalaonan Pak Moeldoko,” kata Suhartono.

Suhartono meneruskan, pembaruan yang penting dilaksanakan PB PBSI untuk periode kedepan ialah memberi keyakinan pada olahragawan untuk bertambah semangat. Dia memberikan contoh, program latih tanding bertaraf internasional harus terus dilaksanakan pengurus. “Saya pikirkan jika dari tahun ke tahun, bibit kita ini belum pernah kendor. Sebab contoh, club di Yogyakarta tetap ada olahragawan masuk pelatnas.”

“Tinggal kita membutuhkan menajemen spesial, ada latih tanding yang sekaliber internasional, dari dalam sendiri modalnya telah ada,” sebut Suhartono. Sekarang ini, kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020 ada di bawah kepemimpinan Wiranto untuk ketua biasanya.
Tetapi kepengurusan Wiranto akan usai pada Oktober ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *