Ingin Tidak Ingin, Ronald Koeman Harus Berani Cadangkan Leo Messi

Ingin Tidak Ingin, Ronald Koeman Harus Berani Cadangkan Leo Messi

Ingin Tidak Ingin, Ronald Koeman Harus Berani Cadangkan Leo Messi, Lionel Messi sudah tempuh tiap menit dari 8 laga Barcelona musim ini. Si kapten bermain penuh 90 menit untuk 6 laga di La Liga serta 2 pertandingan yang lain di Liga Champions.

Berarti, Messi sudah capai keseluruhan 720 menit dalam 2 bulan awal musim baru ini, belum ditambah lagi laga-laganya bersama Tim nasional Argentina untuk interval internasional Oktober kemarin.

Sayang, perform Messi selama ini masih di bawah standard. Ia masih penting untuk team, tetapi jauh di bawah tingkat terbaik. Messi terlihat kehilangan sentuhan ajaibnya. Apa yang berlangsung untuk Messi? Haruskah Ronald Koeman mengistirahatkannya?

Style main baru

Messi belum cetak gol dari open play musim ini, cuman dari titik putih. Pasti ini catatan jelek, ingat begitu tajamnya Messi di muka gawang musuh tahun-tahun ini. Ada faktor-faktor pemicu, diantaranya ialah perubahan peranan serta status di bawah Ronald Koeman. Saat ini Messi tidak lagi pusat permainan team.

Koeman mengawali project revolusi tim dengan turunkan beberapa pemain muda. Perombakan ini berani, tetapi dipandang begitu berlebihan. Mengakibatkan Messi tidak sedang menjadi kutub penting gempuran Barca, bahkan juga seringkali tidak berhasil menolong team dengan gol atau assist.

Waktunya istirahat

Saat ini, ingat agenda padat serta menimbang perform Messi yang kurang optimal, kemungkinan kini saatnya Koeman memberikan waktu istirahat untuk si mega-bintang.

Bukan bermakna Koeman tidak punyai peluang, tetapi ia pilih tidak istirahatkan Messi. Untuk tanding melawan Villarreal, Celta Vigo, serta Ferencvaros, Barca unggul besar serta pastinya menang mendekati akhir laga, tetapi Messi belum pernah diambil keluar.

Bahkan juga semenjak Oktober 2019 lalu, Messi cuman melepaskan 2 pertandingan bersaing untuk Barcelona — 1 di Copa del Rey, 1 kembali di Liga Champions. Barca akan melayani Dynamo Kiev di Liga Champions. Seandainya unggul dengan score besar, mungkinkah Messi diambil keluar? Atau bahkan juga sekaligus dicadangkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *