Liliyana Natsir Selesai jadi Pembulutangkis Putri Terbaik Satu Dekade

Liliyana Natsir Selesai jadi Pembulutangkis Putri Terbaik Satu Dekade

Liliyana Natsir Selesai jadi Pembulutangkis Putri Terbaik Satu Dekade, Liliyana Natsir barusan didaulat asosiasi bulu tangkis dunia (Badminton World Federation/BWF) untuk pebulutangkis putri paling baik pada sebuah dasawarsa. Ini reaksinya. Butet, panggilan akrab Liliyana Natsir, Peraih medali emas Olimpiade 2016 bersama-sama Tontowi Ahmad itu menaklukkan kompetitornya Tai Tzu Ying yang mendapatkan 30,6 %.

Memberi respon penghargaan itu, Liliyana tidak menduga bisa kembali lagi mengharumkan nama Indonesia di arena dunia. Ia bangga dapat mengharumkan nama Indonesia lagi walau tidak aktif bermain. “Tentunya suka serta bangga meskipun saya telah pensiun masih dapat mengharumkan nama bangsa,” kata Liliyana

Liliyana Natsir tertera telah 24 tahun meniti karier untuk pebulutangkis. Runtutan titel juara dari mulai super series, juara dunia, sampai Olimpiade telah digenggamnya. Tidak mengejutkan dia patut didapuk jadi pebulutangkis putri paling baik semasa satu dasawarsa paling akhir. Mengenai koleksinya diantaranya empat titel juara dunia, tiga predikat juara All England, 23 titel juara dari 42 final BWF Super Series di nomor ganda kombinasi serta ganda putri (bersama-sama Nova Widiyanto, Tontowi Ahmad, serta Vita Marissa), dan beberapa gelar grand prix serta grand prix gold yang lain. Wanita asli Manado itu lalu berterima kasih ke tiap individu yang telah memilihnya untuk favorite di dunia bulu tangkis.

“Tidak lupa saya ingin ucapkan terima kasih ke rekan-rekan yang telah pilih saya, mudah-mudahan prestasi yang sejauh ini telah saya capai dapat berikan motivasi adik-adik untuk berprestasi di arena internasional,” katanya.

“Ya kita saling tahu epidemi ini tidak cuma Indonesia yang alami. Kita harus sabar serta tetal semangat berlatih untuk melakukan perbaikan kekurangan, saat ini yang penting bagaimana triknya kita mempertahankan kesehatan serta kebersihan hingga terlepas dari COVID-19,” papar wanita berumur 35 tahun itu.

“Dengan lamanya tidak turut laga, jadi punyai banyak peluang untukmemperbaiki diri melakukan perbaikan kekurangan agar kelak di saat laga sudaj bener-benar siap,” tambah Liliyana Natsir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *