Simulasi Piala Uber 2020 – Gregoria Mariska Merasa Tidak Nyaman

Simulasi Piala Uber 2020 - Gregoria Mariska Merasa Tidak Nyaman

Simulasi Piala Uber 2020 – Gregoria Mariska Merasa Tidak Nyaman, Pemain bulu tangkis tunggal putri team Garuda, Gregoria Mariska Tunjung, pernah berasa tidak nyaman saat turun pada partai pertama tempat Simulasi Piala Uber 2020.

Gregoria Mariska Tunjung memberi point kemenangan pertama buat team Garuda pada pertandingan paling akhir tempat Simulasi Piala Uber 2020 yang berjalan di Hall Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (11/9/2020). Dalam pertandingan itu, Simulasi Piala Uber 2020 – Gregoria Mariska Merasa Tidak Nyaman, harus melalui pertempuran seru menantang wakil team Banteng, Ruselli Hartawan, sebelum pada akhirnya menang rubber game dengan score 13-21, 21-18, 21-17.

Baca : Hasil Simulasi Piala Uber 2020 – Febby/Yulfira Menang, Garuda Lebih Keunggulan

Tanding Gregoria serta Ruselli berjalan benar-benar hebat dengan keseluruhan waktu laga sampai 67 menit. Pada game penetapan, ke-2 pemain sama-sama berganti-gantian cetak point hingga susah meramalkan siapa yang akan memenangi laga. Walau tampil bertambah agresif di akhir pertandingan sampai sukses memenangi tanding itu, Gregoria Mariska Tunjung akui belum juga begitu nyaman dengan permainannya sendiri pada awal laga.

Pemain kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah, itu, seringkali melalukan kekeliruan sendiri sampai menerima kekalahan dari Ruselli pada game pertama. “Di game ke-2 saya bertambah tahu permainan musuh semacam apa. Barusan kami saling ulet serta berupaya tidak lakukan kekeliruan sebab kami ketahui mencari point itu sulit,” sebut ia menerangkan. Selanjutnya, Gregoria Mariska Tunjung mengharap team Garuda dapat jadi juara pada simulasi ini. Tetapi, keseluruhannya, ia belum juga senang dengan performanya selama turun pada tempat internal PP PBSI itu.

Dari keseluruhan tiga laga, Gregoria menang 2x.

Sebelum tundukkan Ruselli Hartawan, olahragawan yang dekat dipanggil Jorji itu sukses menaklukkan Fitriani dari team Rajawali dengan score 21-15, 21-10. Mengenai kekalahan ditelan Gregoria waktu hadapi pemain muda Putri Kusuma Wardani dari team Harimau. Saa itu, Gregoria kalah dengan score 17-21, 21-5, 18-21. “Jika disebut senang sich belum, di laga barusan saya berasa masih begitu gampang memberikan kemenangan untuk musuh di game pertama,” kata Gregoria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *