Tidak Berhasil Audisi Bulu Tangkis, Gadis Merauke Ini Ingin Seperti Liliyana Natsir

Tidak Berhasil Audisi Bulu Tangkis, Gadis Merauke Ini Ingin Seperti Liliyana Natsir

Tidak Berhasil Audisi Bulu Tangkis, Gadis Merauke Ini Ingin Seperti Liliyana Natsir, Semangat Chelsea Marvelyn Istanto (12), gadis kecil asal Merauke, Papua ini pantas ditiru. Berkali-kali tidak berhasil ikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 dia tidak menyerah. Cita-citanya setinggi-tingginya, ingin jadi pemain bulu tangkis kelas dunia seperti pujaannya, Liliyana Natsir.

“Saya ingin jadi pebulutangkis dunia, seperti Liliyana Natsir. Saya senang style mainnya,” tutur Chelsea, waktu didapati di GOR RM Said, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (28/10).

Chelsea harus ikhlas tinggalkan kursi sekolahnya di Merauke serta ikuti audisi semenjak pertama kali diadakan di akhir Juli kemarin. Tidak Berhasil Audisi Bulu Tangkis, Gadis Merauke Ini Ingin Seperti Liliyana NatsirĀ  Perjuangan Chelsea serta telah diawali semenjak satu tahun kemarin. Dia pernah ikuti audisi umum di Kota Manado, Sulawesi Utara. Tahun ini, olahragawan yang masuk barisan U-13 Putri itu tidak berhasil mendapatkan Super Ticket di Bandung, Purwokerto, serta Surabaya.

Di Solo Raya jalannya, kembali lagi harus berhenti di babak awal step kompetisi. Meskipun begitu, Chelsea pastikan akan kembali lagi bertanding di audisi umum terakhir di tahun ini di Kudus. Karena dia ingin merealisasikan mimpi jadi seperti pebulutangkis pujaannya.

“Saya ingin seperti Liliyana Natsir. Jadi saya akan latihan terus. Saya akan menjaga situasi serta sediakan mental,” tuturnya.

Sepulang dari audisi di Solo Raya, Chelsea akui akan pulang ke Merauke bersama-sama tantenya. Dia akan melatih mental, sebab umumnya dia akui cepat down bila lihat musuh tubuhnya semakin tinggi.

“Di Kudus kelak ialah peluang saya yang paling akhir pada tahun ini. Saya harus semangat serta harus berhasil lolos,” pungkasnya.

Peserta audisi yang lain, Muhammad Affan Alaudin, asal Tulungagung, Jawa Timur, tertera telah 6 kali ikuti Audisi Umum. Sama dengan Chelsea, dia juga tidak patah arang. Ditambah lagi di peristiwa Hari Sumpah Pemuda, kemauannya makin membara.

Satu tahun lantas, Affan akui menjajal kekuatan lewat tempat penelusuran bibit-bibit bulu tangkis ini Surabaya serta Kudus. Walau belum lolos, peserta U-11 Putra ini tidak patah semangat. Tahun ini Affan kembali lagi coba di Bandung, Purwokerto, Surabaya, serta Solo Raya.

“Tidak permasalahan, saya harus coba terus sampai dapat masuk diterima di PB Djarum,” tuturnya.

Ketua Team Pelacak Talenta Fung Permadi memberikan tambahan, sekitar 48 peserta lolos Step Kompetisi pada hari ke-2 Audisi Umum Beasiswa Bulu tangkis 2019 di Solo Raya. Dengan perincian 16 peserta di barisan U-11 Putra, 8 peserta (U-11 Putri), 16 peserta (U-13 Putra), serta 8 peserta (U-13 Putri).

“Mereka akan kembali lagi berlaga sekitar 2x pada hari ke-3, Selasa (29/10), buat mendapatkan Super Ticket ke arah step Final Audisi di Kudus pada 20-22 November 2019,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *